Ya ampun! Mengetahui bahwa kekasihnya mengandung 6 bulan.Pemuda ini terdesak untuk membuang kekasihnya ke sungai


 Fakta kehidupan hari ini sangat menyedihkan dan membimbangkan. Banyak orang yang melanggar norma agama dan adat dilakukan secara bebas oleh sebilangan orang, terutama orang muda.

Mereka yang hanya memikirkan kesenangan seketika dengan tenang melakukan persetubuhan sebelum waktunya. Akibatnya, jumlah kehamilan di luar perkawinan di Indonesia semakin meningkat, disertai dengan kes-kes yang memilukan, seperti pengguguran dan pembuangan bayi.


Dan tidak sedikit dari mereka yang akhirnya mati, dibunuh oleh teman lelaki mereka yang enggan memikul tanggungjawab, seperti yang berlaku pada gadis miskin dengan inisial DA (16).

Meminta kekasihnya, WAH (18) untuk bertanggungjawab, DA malah dibunuh pada hari Khamis (20/8/2020) sekitar jam 20.00 WIB.

DA dibunuh dengan menenggelamkannya hidup-hidup di sungai yang dibuat di Desa Rejo Agung, Kabupaten Tegineneng.


Jangan memandang rendah! Ia boleh hidup di dalam badan dan menyebabkan 2 perkara ini

Bahan dapur rawatan mata dengan pantas tanpa laser dan titisan! 2 langkah untuk membuat mata ...

Cara mudah untuk mendekatkan pasangan anda setelah lama tidak hadir ...
Semasa menjatuhkan hukuman mati, WAH dibantu oleh rakannya, CHAN (18).

"Kedua pelaku mengikat tangan mangsa dengan alasan memperlakukan dukun. Setelah diikat, mangsa dibuang ke sungai, "kata Ketua Perhubungan Awam Polis Pesawaran, AKP Aris Siregar yang mewakili Ketua Polis Pesawaran, AKBP Vero Aria Radmantyo, yang dipetik dari Tribunnews.com .

Keesokan harinya, jam 17.00 WIB, penduduk yang sedang memancing menjumpai mayat gadis hamil itu, yang kemudian melaporkannya kepada polis.

Pelaku kini telah diamankan. Keduanya tunduk pada Artikel 340 Kanun Jenayah, di mana ancaman pidana yang terkandung dalam artikel itu adalah hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimum 20 tahun.